HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KLINIK JULIA LIKUPANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44218Keywords:
balita, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), status giziAbstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak usia balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu determinan penting yang memengaruhi kejadian ISPA pada balita adalah status gizi. Anak dengan gizi buruk memiliki sistem imun yang melemah, sehingga lebih rentan terserang infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA pada balita usia 0–5 tahun di Klinik Julia Likupang, Sulawesi Utara. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diambil dari rekam medis seluruh balita (n=196) yang berobat ke Klinik Julia Likupang sepanjang tahun 2024 dengan menggunakan teknik total sampling. Status gizi dikategorikan berdasarkan indikator antropometri Berat Badan menurut Umur (BB/U), sementara data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentasi balita yang mengalami ISPA sebanyak 49%. Prevalensi ISPA paling tinggi ditemukan pada kelompok balita dengan status gizi kurang (74%) dan sangat kurang (67%). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dan kejadian ISPA dengan nilai χ² = 7,87 dan p = 0,0488 (p < 0,05). Dari hasil penelitian disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita di Klinik Julia Likupang.References
Adiwinoto, R. P., Umijati, S., Graciela, A. M., Rahmadita, A. P., & Putra, O. N. (2024). Kejadian stunting dengan infeksi saluran nafas akut pada anak usia 4 tahun: Laporan kasus. Maternal & Neonatal Health Journal, 2(1)
Afdhal, F., Fauziah, N. A., & Sagita, V. (2023). Hubungan status gizi dan faktor lingkungan terhadap kejadian ISPA pada balita. Jurnal 'Aisyiyah Medika, 8(2), 266–267. https://doi.org/10.36729/jam.v8i1:contentReference[oaicite:4]{index=4}.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara. (2024). Statistik Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara 2023.
Fadhila, A. K., Rahfiludin, M. Z., & Suyatno. (2023). Child stunting against acute respiratory infections in developing countries: A scoping review. Journal of Maternal and Child Health, 9(5), 794–801. https://doi.org/10.26911/thejmch.2024.09.05.04:contentReference[oaicite:2]{index=2}.
Giroth, T. M., Ch Manoppo, J. I., & Bidjuni, H. J. (2022). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian ISPA Pada Balita di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. In Jurnal Keperawatan (Vol. 10, Issue 1).
Haris, N., Rismayanti, & Dwinata, I. (2021). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA. Hasanuddin Journal of Public Health, 2(3), 251–265. http://dx.doi.org/10.30597/hjph.v2i3.13519
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2011). Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia: Asuhan Nutrisi Pediatrik (Pediatric Nutrition Care). Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Maro, M. I., Satiti, I. A. D., & Angelina, Y. (2023). HUBUNGAN RIWAYAT ISPA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA. Media Husada Journal of Nursing Science, 4(3), 172–179. https://mhjns.widyagamahusada.ac.id
Morales, F., Montserrat-de la Paz, S., Leon, M. J., & Rivero-Pino, F. (2024). Effects of Malnutrition on the Immune System and Infection and the Role of Nutritional Strategies Regarding Improvements in Children’s Health Status: A Literature Review. In Nutrients (Vol. 16, Issue 1). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/nu16010001
Noor, A. N., & Hansen. (2020). Hubungan Lingkungan Fisik dan Status Gizi dengan Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda. Borneo Student Research, 1(3).
Prasiwi, N. W., Ristanti, I. K., Tri, Y. F. D., & Salamah, K. (2021). Hubungan Antara Status Gizi dengan Kejadian ISPA pada Balita. Jurnal Ilmiah Indonesia, Mei, 2021(5), 560–566. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i5.81
Saripudin. (2024). Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita di Indonesia. Jurnal Bidkesmas Respati, 1, 27–47.
Virgo, G., Cholisah, N., & Indrawati. (2022). Hubungan status gizi dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Air Tiris. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 6(1), 86–91
Wulandari, V. O., Susumaningrum, L. A., Susanto, T., & Kholis, A. (2020). Hubungan paparan asap dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak usia 0–5 tahun di wilayah pertanian Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 5(2), 88–95
Yusridawati, & Tanjung, N. (2021). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Tahun 2020. Jurnal Kebidanan, Keperawatan Dan Kesehatan (J-BIKES, 1(1).
Yogiswari, N. K., Lestari, K. A., & Indraningrat, A. A. G. (2024). Hubungan Kejadian ISPA dengan Status Gizi pada Anak Balita. Aesculapius Medical Journal, 4(1).
Yulia Riza, Mitra, & Hendri. (2023). Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita Di Puskesmas Pusako Kabupaten Siak. Photon: Jurnal Sain Dan Kesehatan, 13(2). https://doi.org/10.37859/jp.v13i2.3806
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Emmanuela Ranita Molenaar, Florianus Hans Matheus Mawo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


