ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM INOVASI RAMES SACETING (RAME-RAME SAKABEHE ASN CEGAH STUNTING) DI KELURAHAN KAGOK, KABUPATEN TEGAL

Authors

  • Dewi Nurahmada Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Septo Pawelas Arso Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Nurhasmadiar Nandini Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44174

Keywords:

CIPP, EVALUASI, RAMES SACETING

Abstract

Pemerintah Kabupaten Tegal telah membuat beberapa program dalam upaya percepatan penurunan stunting, salah satunya program kerja sama lintas sektor inovasi program Rames Saceting (rame-rame sakabehe ASN cegah stunting) tentang himbauan gerakan ASN pemerintah Kabupaten Tegal sebagai bentuk kontribusi dalam percepatan penurunan stunting. Dalam suatu program, diperlukan evaluasi untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan, kesesuaian, dan ketercapaiannya. Analisis evaluasi pelaksanaan program Rames Saceting di Kelurahan Kagok menggunakan metode evaluasi CIPP (konteks, input, proses, produk). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam secara langsung terhadap informan sesuai dengan pedoman wawancara yang telah disusun sebelumnya. Penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive dan didapatkan 4 informan utama dan 3 informan triangulasi. Metode analisis data dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program Rames Saceting di Kelurahan Kagok telah terlaksana sesuai dengan kebutuhan, tujuan, dan sasarannya. Tenaga pelaksana dan anggaran sudah tercukupi, tidak terdapat sarana dan prasarana yang dibutuhkan dan disediakan. Tidak adanya pedoman dan rencana aksi berpengaruh pada proses pelaksanaan program dan penilaian capaian program. Pencatatan dan pelaporan telah dilaksanakan secara sistematis, dan dari hasil pelaksanaan program, tidak terdapat perubahan status gizi secara signifikan hanya ditemukan banyak sasaran program yang mengalami kenaikan tinggi badan sebesar 0,3 – 2 cm. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa setiap aspek dalam CIPP saling berkaitan dan mempengaruhi.

References

Baum, J. I., Miller, J. D., & Gaines, B. L. (2017). The effect of egg supplementation on growth parameters in children participating in a school feeding program in rural Uganda: A pilot study. Food and Nutrition Research, 61(1). https://doi.org/10.1080/16546628.2017.1330097

Farras, R. M., & Yusnita, Y. (2022). Program One Day One Egg sebagai Upaya Penurunan Stunting di Kabupaten Pandeglang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 389–396. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.645

Hindun. (2015). Perencanaan Hindun. “Perencanaan Strategis Dan Prilaku Manajerial Lembaga-Lembaga Pendidikan.” Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam IAIN Sulthan Thaha Saifuddin 13, no. 1 (2015): 112–28. https://media.neliti.com/media/publications/56645-ID-perencanaan-str. Al-Fikrah: Jurnal Kependidikan Islam IAIN Sulthan Thaha Saifuddin, 13(1), 112–128. https://media.neliti.com/media/publications/56645-ID-perencanaan-strategis-dan-prilaku-manaje.pdf

Kemenkes. (2022). Buku Saku Hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Kemenkes, 1–7.

Leke1*, J. R., Kiroh1, H., & Siahaan2, dan R. (2023). Pendahuluan Materi dan Metode Penelitian. KANDUNGAN PROTEIN TELUR TERHADAP PENURUNAN STUNTING Jein, 1–6.

Mahdur, R. R., & Sulistiadi, W. (2020). Evaluasi Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(1), 43–48. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i1.55

Muryadi, A. D. (2017). Model evaluasi Program dalam Penelitian Evaluasi. Jurnal Ilmiah PENJAS 3, 11(1), 1–16.

Nugraheni, R., & Syaiful, A. M. (2022). Pelaksanaan Program Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu (SP2TP) Puskesmas Pesantren II. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 7(2), 154–160. https://doi.org/10.52943/jipiki.v7i2.719

Passapari, E. S. A. R. A. C. N. (2018). EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN TERPADU PUSKESMAS (SP2TP) DI PUSKESMAS KAWUA KECAMATAN POSO SELATAN KABUPATEN POSO. 139–150.

Perpres. (2020). Peraturan Presiden No 72 Tahun 2021. 1.

Puteri Anggraini Oktavianty, Reno Affrian, Bambang Kusbandrijo, & Achluddin Ibnu Rochim. (2022). Evaluasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Kategori Balita Berstatus Stunting Di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara (Studi Program Gerakan Atasi Stunting Dengan ASI “GUSI”). Jurnal Niara, 15(3), 388–399. https://doi.org/10.31849/niara.v15i3.10875

Saufi, A. (2021). Dinamika Collaborative Governance dalam Penanggulangan Stunting Ditengah Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Penanggulangan Kemiskinan, 1(1), 80–95. https://conference.trunojoyo.ac.id/pub/semnaspk/article/view/40/47

Sriwindy, N., & Permana, I. (2025). Implementasi Kebijakan Tentang Tim Koordinasi Kelompok Kerja Penanggulangan Stunting Pada Balita di Nagari Limbanang Kecamatan Suliki. 06(01), 1–12.

Downloads

Published

2025-06-21

Issue

Section

Articles