PENERAPAN INTERVENSI MOBILISASI PROGRESIF LEVEL I TERHADAP TEKANAN DARAH, SATURASI OKSIGEN, DAN FREKUENSI NADI PADA PASIEN KRITIS DI RUANG ICU RSUD RADEN MATTAHER KOTA JAMBI

Authors

  • Natalia Ruthanaya Samosir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi
  • Yosi Oktarina Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44160

Keywords:

Frekuensi nadi, Mobilisasi Progresif Level I, Pasien Kritis, Saturasi Oksigen, Tekanan Darah

Abstract

Latar Belakang: Pasien kritis yang berada di ICU membutuhkan aktifitas fisik yang bertujuan untuk meningkatkan status hemodinamik dan morbiditas pasien. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk melakukan aktifitas fisik adalah mobilisasi progresif Level I. Mobilisasi progresif level 1 berpengaruh dalam meningkatkan pengembangan diafragma, meningkatkan kontraksi otot jantung, serta meningkatkan aliran udara yang akan memberikan pengaruh pada status hemodinamik pasien. Metode: Rancangan karya ilmiah akhir ners ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subjek yang digunakan adalah 2 pasien kritis dengan penurunan kesadaran dengan nilai RASS -5. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan melihat perubahan tekanan darah, saturasi oksigen serta frekuensi nadi sebelum dan setelah dilakukan intervensi. Hasil: Pada kedua pasien didapatkan adanya peningkatan pada tekanan darah, saturasi oksigen, dan frekuensi nadi setelah diberikan mobilisasi progresif level I. Kesimpulan: Penerapan mobilisasi progresif level 1 pada pasien kritis dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan untuk memperbaiki status hemodinamik pasien kritis yang secara spesifik berpengaruh pada tekanan darah, saturasi oksigen, dan frekuensi nadi. Latar Belakang: Pasien kritis yang berada di ICU membutuhkan aktifitas fisik yang bertujuan untuk meningkatkan status hemodinamik dan morbiditas pasien. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk melakukan aktifitas fisik adalah mobilisasi progresif Level I. Mobilisasi progresif level 1 berpengaruh dalam meningkatkan pengembangan diafragma, meningkatkan kontraksi otot jantung, serta meningkatkan aliran udara yang akan memberikan pengaruh pada status hemodinamik pasien. Metode: Rancangan karya ilmiah akhir ners ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subjek yang digunakan adalah 2 pasien kritis dengan penurunan kesadaran dengan nilai RASS -5. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan melihat perubahan tekanan darah, saturasi oksigen serta frekuensi nadi sebelum dan setelah dilakukan intervensi. Hasil: Pada kedua pasien didapatkan adanya peningkatan pada tekanan darah, saturasi oksigen, dan frekuensi nadi setelah diberikan mobilisasi progresif level I. Kesimpulan: Penerapan mobilisasi progresif level 1 pada pasien kritis dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan untuk memperbaiki status hemodinamik pasien kritis yang secara spesifik berpengaruh pada tekanan darah, saturasi oksigen, dan frekuensi nadi.

References

Putri, R. T. (2022). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Pada Tn. R Dengan Peritonitis Difus Atas Indikasi Post Laparatomi Dengan Terapi Suction Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Di Ruangan ICU RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2022

Tanujiarso, B. A., & Lestari, D. F. A. (2020). Mobilisasi Dini Pada Pasien Kritis Di Intensive Care Unit (ICU): Case Study. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 4(1), 59-66.

Nurhayati, F., Prajayanti, E. D., & Sumardi, S. (2023). Penerapan Mobilisasi Progresif Level I Terhadap Tekanan Darah Dan Saturasi Oksigen Pada Pasien Penurunan Kesadaran Di ICU RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Journal Of Educational Innovation And Public Health, 1(4), 24-36.

Iswari, M. F., & Ginanjar, M. R. (2019). Pengaruh Mobilisasi Progresif Level 1 Terhadap Tekanan Darah Dan Saturasi Oksigen Pasien Dengan Penurunan Kesadaran. Indonesian Journal For Health Sciences, 3(2), 57-63.

Astuti, A., Rasyidah, A. Z., & Wibowo, S. A. (2022). Mobilisasi Progesif Level I Menstabilkan Tekanan Darah Dan Saturasi Oksigen Pasien Stroke. Jurnal Endurance, 7(3), 599-606.

Kusumaningrum, V. V., & Prasetyo, J. (2023). Penerapan Mobilisasi Progresif Untuk Meningkatkan Status Hemodinamik Pada Pasien Kritis Di ICU Mawar RSUD Kota Salatiga. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendi

Karokaro, T. M., & Abdi Lestari Sitepu. (2024). Effect Of Level 1 Progressive Mobilization On Oxygen Saturation In Patients With Decreased Consciousness. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (JKF), 7(1), 116–120. https://doi.org/10.35451/jkf.v7i1.2282

Masruroh, Z. (2019). Efektivitas Mobilisasi Progresif Level I dan Foot Massage Terhadap Perubahan Mean Arterial Pressure (MAP) Pada Pasien Kritis di RS Roemani Muhammadiyah Semarang

Khasanah, S. U., & Yulistiani, M. (2021). Pemberian Rom Pasif Terhadap Hemodinamika Pasien Post Operasi Di Ruang Rawat Inap Rsud Banyumas. Adi Husada Nursing Journal, 6(2), 99- 105

Astuti, A., Rasyidah, A. Z., & Wibowo, S. A. (2022). Mobilisasi Progesif Level I Menstabilkan Tekanan Darah Dan Saturasi Oksigen Pasien Stroke. Jurnal Endurance, 7(3), 599-606.

Lamadu, H. (2024). Pengaruh Tindakan Mobilisasi Dini Terhadap Denyut Jantung dan Frekuensi Napas Pasien Di Ruangan ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.

Downloads

Published

2025-06-21

Issue

Section

Articles