PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUROTTAL TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI

Authors

  • Zuhro Muyassarotus Safaniah Program Studi Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Arina Maliya Program Studi Profesi Ners Universitas Muhammadiyah

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.43601

Keywords:

nyeri, post operasi, terapi murottal

Abstract

Pascaoperasi dimulai saat pasien dipindahkan dari ruang operasi ke ruang pascaoperasi dan berakhir saat pasien pulang. Pasien akan mengalami ketidaknyamanan setelah operasi. Nyeri merupakan pengalaman emosional dan sensoris yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan cedera jaringan atau keadaan yang menyiratkan kerusakan. Nyeri pascaoperasi dapat ditangani secara farmakologis dan nonfarmakologis. Perawatan murottal mengurangi nyeri secara nonfarmakologis. Relaksasi menggunakan perawatan murottal mengurangi ketegangan, kecemasan, dan ketidaknyamanan fisiologis. Perawatan murottal dapat menenangkan penderita dan mengalihkan perhatian mereka dari ketidaknyamanan. Perawatan murottal berlangsung selama 15 menit. Penilaian nyeri dengan NRS. Penelitian ini menemukan bahwa perawatan murottal dapat sangat mengurangi nyeri pascaoperasi pada pasien, menjadikannya pendekatan pemulihan yang sangat baik. Perawatan nyeri nonfarmakologis ini merupakan alternatif yang berharga.

References

Cahyanti, R., Pertiwi, S., & Rohmatin, E. (2020). Effect of Biologic Nurturing Baby Led Feeding on Post Sectio Caesarea Pain Scale In Majenang Hospital 2018. Midwifery and Nursing Research, 2(1), 22–27. https://doi.org/10.31983/manr.v2i1.5507

Nihla, A. L., & Sukraeny, N. (2023). Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an Surat Ar- Rahman Untuk Menurunkan Intensitas Skala Nyeri Kepala Pada Pasien Cedera Kepala Di RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang. Holistic Nursing Care Approach, 3(1), 11. https://doi.org/10.26714/hnca.v3i1.11134

Purwati, E., Khayati, N., Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang Eny Purwati, D., di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang, P., Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang, D., & Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang, D. (2019). Terapi murottal al-qur’an menurunkan intensitas nyeri post sectio caesarea. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 2(1), 35–43.

Rejeki, S., Trimuliani, S., Machmudah, M., & Khayati, N. (2020). Therapeutic effect of Al-Quran murattal (surah yusuf) on blood pressure level in pregnant women with preeclampsia. South East Asia Nursing Research, 2(1), 27. https://doi.org/10.26714/seanr.2.1.2020.27-32

Rilla, E. V., Ropii, H., & Sriati, A. (2014). Terapi Murottal Efektif Menurunkan Tingkat Nyeri Dibanding Terapi Musik pada Pasien Pascabedah. Jurnal Keperawatan Indonesia, 17(2), 74–80. https://doi.org/10.7454/jki.v17i2.444

Utami, R. N., & Khoiriyah, K. (2020). Penurunan Skala Nyeri Akut Post Laparatomi Menggunakan Aromaterapi Lemon. Ners Muda, 1(1), 23. https://doi.org/10.26714/nm.v1i1.5489

Utomo, S. D., Prajayanti, E. D., & Sumardi. (2023). Penerapan Terapi Murottal Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Faktur Di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(10), 277–284.

Yunita, S., Pasaribu, M., Sharfina, D., & Juliani Lubis, A. (2022). Pengetahuan Perawat Dengan Penerapan Standar Operasional Prosedur Manajemen Nyeri Di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 2(2), 135–140. https://doi.org/10.51771/jintan.v2i2.297

Downloads

Published

2025-03-25

Issue

Section

Articles