FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN PELAKSANAAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT: LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.43321Keywords:
Faktor organisasi, faktor individu, IGD, ketepatan triase, petugas kesehatanAbstract
Triase merupakan prosedur khusus untuk mengklasifikasikan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan berdasarkan tingkat keparahan cedera atau penyakit guna menentukan jenis penanganan atau intervensi darurat yang diperlukan dengan tujuan menghindari dampak negatif pada penanganan pasien selanjutnya. Dengan kerumitan beban kerja tersebut, petugas kesehatan yang bekerja di IGD harus memiliki keterampilan yang lebih dibandingkan dengan petugas kesehatan yang bertugas di unit yang lain. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berpengaruh dalam ketepatan pelaksanaan triase di IGD. Penelusuran artikel dilakukan melalui database ResearchGate, Garuda, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “triage accuracy”, “triage implementation”, “factor”, dan “emergency rooms”. Studi dilakukan pada 13 rumah sakit di 3 negara dan ditemukan fakta bahwa terdapat faktor individu petugas dan organisasi yang dapat memberikan pengaruh dalam ketepatan pelaksanaan triase di IGD. Faktor individu petugas yaitu pengetahuan, keterampilan, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, motivasi, dan faktor intrinsik petugas kesehatan, banyak ditemukan sebagai faktor yang berpengaruh pada ketepatan pelaksanaan triase di IGD, Faktor organisasi seperti kondisi kepadatan, fasilitas dan infrastruktur, dan kurangnya SDM juga ditemukan sebagai beberapa faktor yang berpengaruh dalam pelaksanaan triase.References
Aini, F. N., et al. (2020). Triage Knowledge of Emergency Rooms Nurses at Dr Soetomo Regional General Hospital. Indonesian Journal Of Anesthesiology And Reanimation, 2(1), 13-19.
AlShatarat, M., et al. (2022). Triage knowledge and practice and associated factors among emergency department nurses. SAGE Open Nursing, 8. https://doi.org/10.1177/23779608221130588.
Apriani, A. (2019). Ketepatan Penilaian Triase Dan Pendidikan Petugas Kesehatan Dengan Tingkat Keberhasilan Penanganan Asma. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 11(1), 78–89.
Atmaja, R. R. D., et al. (2020). An analysis of contributing factors in nurses’ accuracy while conducting triage in emergency room. Jurnal Ilmu Keperawatan: Journal of Nursing Science, 8(2), 135-145.
Cetin, S. B., et al. (2020). Factors affecting the accuracy of nurse triage in tertiary care emergency departments. Turkish Journal of Emergency Medicine, 20(4), 163-167.
Chanif, C., et al. (2023). The correlation between nurses' knowledge of triage and the accuracy of triage level interpretation in the emergency department. Scripta Medica, 54(4), 385-388.
Darma, E., et al. (2021). Pengaruh Pengantar Pasien, Kondisi Pasien, Dan Beban Kerja Tenaga Kesehatan IGD Terhadap Waktu Tanggap Di IGD RSIA Bunda Aliyah Jakarta Tahun 2020. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 5(1), 50-60.
Hapsari, R.D., et al (2021). Peningkatan Waktu Tanggap dan Ketepatan Triage dengan Pengaturan Ulang Sistem dan Tata Ruang di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya.
Jung HM,, et al. (2021) The effect of overcrowding in emergency departments on the admission rate according to the emergency triage level. PLOS ONE 16(2): e0247042. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0247042
Kementerian Kesehatan RI. (2008). Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2009). Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 856 Tahun 2009 Tentang Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kuncoro, E., et al. (2021). Pengaruh In House Training Australian Triage Scale Modifikasi terhadap Ketepatan Penilaian Triase di Instalasi Gawat Darurat RSUD.
Kundiman, V., et al. (2019). Hubungan kondisi overcrowded dengan ketepatan pelaksanaan triase di Instalasi Gawat Darurat RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Jurnal Keperawatan, 7(1).
Lakibu, B. S., et al. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perawat Dalam Pelaksanaan Triage Di Instalasi Gawat Darurat UPTD Rumah Sakit. Manembo-Nembo Tipe C Bitung. Jurnal Kesehatan Amanah, 3(1), 9-19.
Nurbianto, D. A., et al. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Keterampilan Perawat dalam Pelaksanaan Triase di RSUD Kota Tangerang. Jurnal Health Sains, 2(1), 44-55.
Olofinbiyi, O. B., et al. (2020). A perception survey on the roles of nurses during triage in a selected public hospital in Kwazulu-Natal Province, South Africa. Pan African Medical Journal, 37.
Permenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 47 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Kegawatdaruratan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Pratiwi, R. D., et al. (2020). Determinant Factors of Accuracy of Triage Implementation in Emergency Department X Hospital, Indonesia. Malaysian Journal of Medicine & Health Sciences, 16(10), 9-17.
Rahmanto, A., et al. (2021). Analysis of Nurse Personal Factors of Triage Decision-Making in Emergency Installation at University of Muhammadiyah Malang Hospital. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 15(4), 994-1002.
Rumampuk, J., & Katuuk, M. E. (2019). Hubungan Ketepatan Triase Dengan Response Time Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Tipe C. Jurnal Keperawatan, 7(1). https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.25206
Sanjana, I. W. E., et al. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Akurasi Label Triase Intrarumah Sakit Di Indonesia: Tinjauan Literatur. Community of Publishing in Nursing (COPING), 11(5), 371-381.
Varndell, W., et al. (2019). Triage in Australian emergency departments: Results of a New South Wales survey. Australasian Emergency Care, 22(2), 81-86.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alfaniah Nur Ramadhani Yuwono Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


