POLA MAKAN, SANITASI DAN STATUS GIZI ANAK USIA 2-5 TAHUN : INVESTIGASI DI PUSKESMAS TAMBORA, JAKARTA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.42804Keywords:
status gizi,, air bersih dan sanitasi, pola makan, Anak, BalitaAbstract
Masa balita adalah fase kritis yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya mengawasi perkembangan dan pertumbuhan anak secara cermat. Status gizi merupakan produk dari asupan zat gizi dalam makanan dan0penyerapannya di0dalam tubuh. untuk mencapai kondisi gizi yang optimal, diperlukan konsumsi pangan yang mengandung zat gizi yang mencukupi dan aman. Menurut World0Health0Organization (WHO) terdapat 178 juta anak di dunia dengan status kurang gizi dan 3,5 hingga 5 juta anak yang berusai dibawah lima tahun mengalami kematian akibat gizi kurang. Berdasarkan hasil Survei0Status0Gizi0Indonesia (SSGI) tahun 2022, tercatat peningkatan sebesar 7,7% dalam prevalensi wasting dan 17,1% dalam prevalensi0underweight. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengaruh sanitasi lingkungan dan pola konsumi makanan terhadap status gizi anak0usia 2 – 5 tahun di0Puskesmas0Tambora, Jakarta Barat. Penelitian dilakukan0dengan menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan0cross0sectional dengan total Sampel penelitian berjumlah 194 pasien0dengan status0gizi normal dan tidak normal, pola0makan baik dan tidak baik, sanitasi bersih dan tidak bersih usia 2-5 tahun yang berobat di Puskesmas Tambora, Grogol, Jakarta Barat Hasil : dari 194 responden yang diteliti, pasien dengan pola makan yang tidak baik dengan status gizi yang baik sebanyak 145 (74.7%) dan gizi buruk sebanyak 49 (25.3%) sedangkan berdasarkan sanitasi lingkungan, sebanyak 145 (74.7%) dengan sanitasi lingkungan yang tidak bersih memiliki status gizi yang baik. Kesimpulan pola konsumsi makanan0yang0tidak0seimbang dan sanitasi lingkungan yang buruk berpengaruh terhadap status0gizi0buruk pada anak usia 2-5 tahun di Puskesmas Tambora, Jakarta Barat.References
Aliya, A., & Samadi, S. Penyediaan Air Bersih dan Fasilitas Sanitasi dalam Pembangunan Berkelanjutan di Kota Jakarta. 2023
Basyariyah Q, Diyanah K, Pawitra A. Hubungan0Ketersediaan Sanitasi0Dasar terhadap Status Gizi Baduta0di Desa0Pelem, Bojonegoro. Jurnal Kesehatan0Lingkungan Indonesia. 2022;21(1): 18-26
De Onis, M,0Borghi,0E, Arimond, M, Webb, P,0Croft, T., Saha, K.,0De-Regil, L. M.,0Thuita, F., Heidkamp, R., Krasevec, J., Hayashi, C., & Flores-Ayala, R. Prevalence0thresholds0for wasting, overweight0and stunting in0children under 5 years. Public Health Nutrition.2019; 22(1), 175–179. https://doi.org/10.1017/S1368980018002434
Fajriani, F.,0Aritonang, E. Y., & Nasution, Z. Hubungan0Pengetahuan, Sikap0dan Tindakan Gizi Seimbang0Keluarga dengan Status Gizi Anak Balita Usia 2-5 Tahun. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2020;9(01), 1–11. https://doi.org/10.33221/JIKM.V9I01.470
Flynn, J., Alkaff, F. F., Sukmajaya,0W. P., & Salamah, S. Comparison0of WHO growth standard and national0Indonesian growth reference in0determining0prevalence and determinants0of stunting and underweight in children under five: a cross-sectional study from Musi sub-district. 2020. F1000Research, 9, 1–20. https://doi.org/10.12688/F1000RESEARCH.23156.4
https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/attachments/09fb5b8ccfdf08 8080f2521ff0b4374f.pdf
https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/attachments/dade7929b6a1c 73a21ea600adf4dc045.pdf
Kupka, R., Siekmans, K., & Beal, T. The diets of children: Overview of available data for children and adolescents. Global Food Security. 2020; 27, 100442. https://doi.org/10.1016/J.GFS.2020.100442
McCoy, D.0C, Seiden, J,0Cuartas, J, Pisani, L., & Waldman, M.0Estimates of a0multidimensional index0of nurturing0care in0the next 1000 days of life for0children0in low-income and middle-income countries: a modelling study. The Lancet Child and Adolescent Health. 2022;6(5), 324–334. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(22)00076-1
Megatsari H. Prosiding0Seminar Nasional 5th0Public0Health0Leadership Peran Strategis Pemerintah0Daerah0dalam Pencegahan Stunting. PERSAKMI. 2021
Pernet, C. A, & Ribi Forclaz, A. Revisiting the Food and0Agriculture Organization (FAO): International0Histories of Agriculture, Nutrition,and Development. The International History Review. 2021; 41(2), 345–350. https://doi.org/10.1080/07075332.2018.1460386
Petralina B. Polakonsumsi Berhubungan Dengan0status Gizi Balita. Jurnal kebidanan. 2020;6(2): 272-276
Putri, M, & Kurniawan, A. Kondisi Infrastruktur Perumahan di Wilayah Padat Penduduk: Studi Kasus Tambora, Jakarta. Jurnal Arsitektur Dan Perkotaan. 2023
Rahman, A. Sanitation and Nutritional Outcomes in Urban Slums: A Comprehensive Review. International Journal of Hygiene and Environmental Health. 2023
Sholikah A, Rustiana E, Yuniastuti A.0Faktor – Faktor0yang0Berhubungan dengan Status Gizi Balita di0Pedesaan dan0Perkotaan. Public Health Perspective Journal. 2017;2(1):9-18
Sibarani B, Astawan M, Palupi N. Pola makan0dan faktor-faktor0yang mempengaruhi status gizi anak balita di0posyandu jakarta utara. Jurnal mutu pangan. 2016;3(1): 79-86
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nathalia Angelina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


