NEXUS GIZI, ANALISA DETERMINANT KESEHATAN STATUS GIZI UNDERWEIGHT PADA BALITA USIA 6-59 BULAN DI PUSKESMAS KUTA BARO

Authors

  • Yessy Nursiba Ilmu Kesehatan MasyarakatFakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Basri Aramico Ib Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia
  • Nopa Arlianti Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.41919

Keywords:

Status gizi balita, Underweight

Abstract

Underweight merupakan masalah gizi yang dipengaruhi oleh asupan makanan dan pola hidupnya. Berat badan yang rendah dapat menyebabkan masalah kesehatan dan meningkatkan risiko kematian. Tujuan penelitian untuk menganalisa determinant kesehatan status gizi underweight pada balita usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kuta Baro Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita sebanyak 460 balita. Sampel sebanyak 83 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan tanggal 18 s/d 27 Januari 2024 menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji deskriptif dan chi- square. Hasil penelitian univariat menunjukkan responden yang memiliki status gizi normal 79,5%, pola makan baik 53%, perilaku makan baik 54,2%, pola tidur baik 50,6%, pendidikan sedang ibu 48,2%, penyakit infeksi 67,5%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pola makan (P value = 0,043), pola tidur (P value = 0,050) dengan status gizi balita usia 6-59 bulan. Sedangkan tidak ada hubungan antara perilaku makan (P value = 0,056), penyakit infeksi (P value = 0,196), pendidikan ibu (p value = 0,109) dengan status gizi balita usia 6-59 bulan. Kesimpulan dalam penelitian adalah variabel pola makan dan pola tidur menjadi faktor determinan kesehatan status gizi balita usia 6-59 bulan dan variabel perilaku makan, penyakit infeksi, pendidikan ibu bukanlah faktor determinan kesehatan status gizi balita usia 6-59 bulan.

References

Baharuddin. D. Said. M. A. & Majid. H. A. (2023). Protocol for intervention study in reducing elevated blood pressure through intermittent fasting. The Journal of the Pakistan Medical Association, 73, 2171-2176.

Baroya. H. (2019). Hubungan antara Durasi Tidur dengan Status Gizi Anak Usia Prasekolah (4-5 tahun) di TK Islam Terpadu As-Salam Kota Malang. In Doctoral dissertation,. Universitas Brawijaya.

Cono. E. G. (2021). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Ststus Gizi Pada Balita Usia 12-59 Bulan di Puskesmas Oepoi Kota Kupang. Chmk Health Journal, 5(1), 236-241.

Dinkes Aceh. (2023). Profil Kesehatan Aceh Tahun 2023. Dinas Kesehatan Aceh.

Hanifah. R. N. Djais. J. T. & Fatimah. S. N. (2019). Prevalensi Underweight, Stunting, dan Wasting pada Anak Usia 12-18 Bulan di Kecamatan Jatinangor. Jsk, 5(3), 3-7.

Jayani. I. (2015). Hubungan antara penyakit infeksi dengan status gizi pada balita. Java Health Jounal, 2(1), 1-8.

Jumiatun. J. (2019). Hubungan pola pemberian makanan dengan status gizi balita umur 1-5 tahun di Desa Ngampel Kulon Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 6, 218-224.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusumadilla.K.S. (2021). Zat Gizi dan Anjuran Pola Makan. GUEPEDIA.

Nurmutia. P. A. Putri. P. A. & Nuraini. F. D. (2023). Hubungan Durasi Tidur dengan Status Gizi pada Santri Pondok Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor. Promotor, 6(2), 121-125.

Puskesmas Kuta Baro. (2023). Laporan Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Tahun 2023.

Puteri. S. K. S. Nuryana. R. & Sumarmi. S. (2024). Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Anak Usia 3-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Bontokassi Galesong Selatan. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 9(2), 11–15.

Renyoet. B. S. & Nai. H. M. E. (2019). Estimasi potensi kerugian ekonomi akibat wasting pada balita di indonesia. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 7(2), 127-132.

Rudhiati. F. Fudoli. A. F. & Mulyati. R. (2020). Hubungan Perilaku Makan Dengan Status Gizi Pada Anak Usia Preschool di Wilayah Kerja Puskesmas Purwasari Desa Tamelang Kota Karawang. Jurnal Kesehatan Kartika, 15(1), 6-10.

Samino. S. Febriani. C. A. & Atmasari. S. (2020). Faktor Underweight Pada Balita 24–59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa Kabupaten Pringsewu. Jurnal Dunia Kesmas, 9(1), 1-8.

Setyawati.V.A. (2018). Buku Ajar Dasar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat. Deepublish.

Shaputri. W. E. & Dewanto. N. E. (2023). Hubungan Antara Pendidikan Ibu Dengan Status Gizi Anak Usia 1 Tahun 6 Bulan Sampai 2 Tahun Di Rs Sumber Waras. Health Information: Jurnal Penelitian.

Suminar. I. T. & Riyana. S. (2024). Pengetahuan, Perilaku Pemberian Makan, dan Status Gizi Balita. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta, 2, 2091–2098.

Supariasa. (2017). Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi. EGC.

Susanti. R. & Putri. R. A. (2023). Hubungan Pola Pemberian Makan Balita dengan Status Gizi di Posyandu. Journal of Holistics and Health Sciences, 5(2), 296-305.

Sutrisno. S. & Tamim. H. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi dengan Status Gizi pada Balita di Posyandu Abung Timur Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Agung Kabupaten Lampung Utara Tahun 2020. Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 2(2), 77-83.

Wardani. K. & Renyoet. B. S. (2022). Studi Literatur: Estimasi Potensi Kerugian Ekonomi Akibat Undernutrition Di Indonesia: Literature Study: Estimation of Potential Economic Loss Due to Undernutrition in Indonesia. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 14(1), 114-127.

Downloads

Published

2025-03-16

Issue

Section

Articles