PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v7i1.41877Keywords:
diabetes melitus tipe II, jus tomat, kadar glukosa darahAbstract
Terapi awal empat pilar pada pasien Diabetes Melitus sangatlah penting namun, penerapan terapi pengelolaan Diabetes Melitus (DM) tersebut belum terealisasikan secara merata. Faktor tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, tidak patuh terhadap pengobatan, faktor ekonomi, serta dukungan yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian jus tomat terhadap kadar glukosa pasien Diabetes Melitus tipe 2. Sampel dalam penelitian ini adalah yang memenuhi kriteria inklusi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Quasy Experiment dengan pendekatan yang digunakan yaitu pre test-post test two group design. Pada penelitian ini pasien Diabetes Melitus dengan tanda dan gejala peningkatan kadar gula darah. Oleh karena itu sampel ditentukan melalui metode purposive sampling. Diperoleh nilai signifikan 0,001 (p<,005) hal ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan yang diberikan jus tomat dan obat diabetes melitus dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan efektif dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mengkonsumsi obat diabetes mellitus dan edukasi. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara kadar glukosa darah yang signifikan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol.Kelompok perlakuan yang diberikan jus tomat menunjukkan kadar glukosa darah yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai signifikansi 0,001 (p< 0,005), sehingga dapat disimpulkan bahwa jus tomat efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah.References
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep Umum Populasi Dan Sampel Dalam Penelitian. Jurnal Pilar, 14(1), 15–31.
Alaudin. (2021). Makalah Evidence Based Practice Diabetes Mellitus Tipe 2. 4–19.
Amalia Ayu Ramadhani, Khotami, & Roissiana. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Usia dan Riwayat Keluarga DM dengan Perilaku Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Usia Dewasa Muda. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), 137–147. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.1271
Amaliyah. (2022). Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus Tipe II. 8–20. https://www.minsal.cl/wp-content/uploads/2019/01/2019.01.23_PLAN-NACIONAL-DE-CANCER_web.pdf
Febiola, D. P., & Huzaifah, Z. (2018). Pengaruh Pemberian Jus Tomat Terhadap Kadar Gula Darah Pada Klien Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Dinamika Kesehatan, 9(2), 278–285.
Fitriani, W. N., Jaelani, M., & Rahayuni, A. (2021). Pengaruh Pemberian Jus Tomat Dan Jeruk Nipis Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Wanita Dewasa Usia 40 – 60 TAHUN. 10–17.
Hasneli, Safyanti, Mardhiyah, & Ainil. (2019). The Effectivity of Tomato and Guava Combination Juice and Guava Juice Administration on Blood Glucose Level in Patients with Type II Diabetes Mellitus. KnE Life Sciences, 2019, 74–81. https://doi.org/10.18502/kls.v4i15.5739
Hidayah, A. L., Dwi Sulisetyawati, S., Susilaningsih, Z., Program, M., Program, S. K., Fakultas, S., Kesehatan, I., Kusuma, U., Surakarta, H., Program, D., & Fakultas, D. (2021). Perbandingan Efektivitas Senam DM Dan Jus Tomat Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Desa Klumpit Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali. 002.
Inoue, T., Yoshida, K., Sasaki, E., Aizawa, K., & Kamioka, H. (2023). Effect of Lycopene Intake on the Fasting Blood Glucose Level: A Systematic Review with Meta-Analysis. Nutrients, 15(1), 1–15. https://doi.org/10.3390/nu15010122
Kelen, F. M. (2022). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.
Leh, H. E., Mohd Sopian, M., Abu Bakar, M. H., & Lee, L. K. (2021). The role of lycopene for the amelioration of glycaemic status and peripheral antioxidant capacity among the Type II diabetes mellitus patients: a case–control study. Annals of Medicine, 53(1), 1058–1064. https://doi.org/10.1080/07853890.2021.1943515
Matsumoto, & Y.; Sato, E. (2020). Kandungan dalam Buah Tomat. Mater. Chem. Phys., 14(30), 397–426.
Nugroho, Y. W., Keperawatan, A., Satria, G., & Wonogiri, H. (2021). Pengaruh Jus Tomat Terhadap Penurunan Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabete Mellitus Tipe 2 Di Dusun Gemantar Kecamata Selogiri Kabupaten Wonogiri. Jurnal Keperawatan GSH, 10(1), 62.
Permatasari, E. P. (2021). Uji Aktivitas Kombinasi Jus Buah Pare (Momordica Charantia L.) Dan Jus Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit Jantan Yang Diinduksi Aloksan. 3(09), 1–19.
Sabarathinam, S. (2023). A glycemic diet improves the understanding of glycemic control in diabetes patients during their follow-up. Future Science OA, 9(3). https://doi.org/10.2144/fsoa-2022-0058
Soelistijo, S. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. Global Initiative for Asthma, 46. www.ginasthma.org.
Suparyanto dan Rosad. (2020). Konsep Dasar Diabetes Melitus Tipe II 1. Suparyanto, 5(3), 248–253.
Susanti, A. M., Cholifah, S., Puspita Sari, R., & Tangerang, S. Y. (2021). Pengaruh Pemberian Jus Tomat Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Hiperglikemia. Nusantara Hasana Journal, 1(3), Page.
Susanti, N., Syahpira, D. D., Aulia, S. T., & Syahmala, A. R. (2024). Hubungan Usia Pada Kejadian Diabetes Mellitus Tipe-2 DENGAN PENDEKATAN STEPWISE. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 4283–4288.
Syafyu Sari, F., & Afnuhazi, R. (2021). Jus Tomat dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah 2 Jam PP (Post Prendial). Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal), 7(2), 59–64. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.474
Syahputra, M. M. (2021). pengaruh pemberian jus tomat terhadap penurunan kadar gula darahpada DM tipe 2.
Wayan, N., Swandewi, E., & Tjandra, O. (2023). Pengaruh pemberian jus tomat dan jus buah naga terhadap kadar gula pasien diabetes di Puskesmas III Kelurahan Peguyangan Kaja penting untuk kehidupan manusia , di dalam kondisi yang penghambatan resistensi hormon insulin . ( DM ) di dunia akan meningkat 5. Tarumanagara Medical Journal, 5(1), 113–119.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 munzilatul mas adhah, Abdul Qodir, Dwi Soelistyoningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


