GAMBARAN PENERAPAN ALDRETE SCORE PADA PASIEN ANESTESI UMUM DI RUANG PEMULIHAN RUMAH SAKIT
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.41396Keywords:
Aldrete Score, Anestesi Umum, Ruang PemulihanAbstract
Ruang pemulihan pasien anastesi dilakukan untuk mengurangi resiko pascaoperatif, pemantauan kestabilan pasien dan membantu proses penyembuhan. Pemulihan pascaanestesi dimulai dengan penghentian agen anestesi dan berlanjut hingga kembalinya fisiologi praanestesi secara menyeluruh. Pasien yang telah menerima perawatan anestesi umum, regional, atau terpantau intraoperatif biasanya dirawat di unit perawatan pascaanestesi (PACU) saat mereka pulih dari anestesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan aldrete score pada pasien anestesi umum di ruang pemulihan Rumah Sakit Umum. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan sampel non probability sampling dengan jumlah sampel 44 responden. Penelitian dilaksanakan di Ruang Pemulihan Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Analisa data menggunakan software computer. Hasil penelitian penerapan Aldrete score pada pasien anestesi umum di ruang pemulihan Rumah Sakit mayoritas berada pada kategori “Baik” yaitu sebanyak 25 responden (57%). Penerapan Aldrete score pada pasien pasca anestesi umum dalam setiap sub variabel penerapan persiapan pasien pada kategori “Baik” (93%), penilaian pernafasan kategori “Baik” (75%). Penilaian sirkulasi berada kategori “Tidak Baik” (93%). Penilaian objekaktifitas berada kategori “Baik” sebesar (93%). Penilaian kesadaran berada kategori “Tidak Baik” (75%). Penilaian warna kulit berada pada kategori “Baik” (95%), penerapan pendokumentasian dan transfer pasien pada kategori “Baik” (66%). Penerapan Aldrete score pada pasien pasca anestesi umum di ruang pemulihan Rumah Sakit mayoritas pada kategori baik. Bagi perawat ruang pemulihan untuk meningkatkan dalam penerapan aldrete score pada pasien pasca anestesi umum terutama pada penilaian sirkulasi dan kesadaran.References
Amon, D., & Ruhyana, R. (2013). Perbedaan Keefektifan Jalan Nafas Pasien Perokok dan Bukan Perokok Pasca Operasi di Rumah Sakit At-Turots Al-Islamy Yogyakarta. STIKES'Aisyiyah Yogyakarta,
Avidan, M. S., Whitlock, E. L., & Mashour, G. A. J. J. (2022). General anesthesia and postoperative neurocognitive outcomes. 327(1), 36-38.
Chou, R., Gordon, D. B., de Leon-Casasola, O. A., Rosenberg, J. M., Bickler, S., Brennan, T., . . . Degenhardt, E. J. T. j. o. p. (2016). Management of Postoperative Pain: a clinical practice guideline from the American pain society, the American Society of Regional Anesthesia and Pain Medicine, and the American Society of Anesthesiologists' committee on regional anesthesia, executive committee, and administrative council. 17(2), 131-157.
Ekaputri, M., Kurniyanti, W. S., Putri, A. E. D., Setiani, D. Y., Sriwiyati, L., Sartika, D., . . . Siswandi, I. J. P. T. M. (2023). Keperawatan Medikal Bedah 1.
Fang, L., Wang, Q., & Xu, Y. J. J. o. P. N. (2023). Postoperative discharge scoring criteria after outpatient anesthesia: a review of the literature. 38(4), 642-649. e641.
Gruendemann, B. J., & Fernsebner, B. (2005). Buku Ajar: Keperawatan Perioperatif;(Comprehensive Perioperative Nursing); Volume 1 Prinsip.
Keat, S., Bate, S., Bown, A., & Lanham, S. (2012). Anaesthesia on the move: CRC Press.
Kozier, B., Erb, G., Berman, A., & Snyder, S. J. J. E. (2010). Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, & Praktik.
Mangku, G., & Senaphati, T. J. P. I. (2018). Buku ajar ilmu anestesia dan reanimasi (Cetakan 3).
Reddy, V. V., Mallem, D., Krishna, S. R., Kotra, V., Chooi, W. H., Goh, K. W., . . . Husain, K. (2024). Perioperative Cardiopulmonary Complications in Smokers and Non-smokers Undergoing Elective Surgery: A Prospective Study. Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics, 15(2), 171-182. doi:10.1177/0976500X241246412
Rothrock, C. J. W. R., EGC, Jakarta. (2000). Perencanaan Asuhan Keperawatan Perioperatif, Penerjemah: Maria A.
Santoso, D., & Pangestika, F. D. J. J. I. K. K. (2016). Hubungan Penatalaksanaan Pasien Pasca Operatif Dengan Anastesi Umum Terhadap Lama Waktu Pemindahan Keruang Perawatan. 12(1).
Saputra, M. K. F., Susanto, W. H. A., Mufarokhah, H., Kristina, Y., Nugroho, F. A., Setiyadi, A., . . . Achmad, V. S. J. P. G. E. T. (2023). Keperawatan Perioperatif.
Subekti, T. (2015). Gambaran Penatalaksanaan Pasien Pasca Operatif Dengan Anastesi Umum Di Ruang Pemulihan Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit. In: Sarjito.
Thenuwara, K. N., Yoshimura, T., Nakata, Y., & Franklin, D. J. C. J. o. A. (2018). Time to recovery after general anesthesia at hospitals with and without a phase I post-anesthesia care unit: a historical cohort study. 65(12), 1296-1302.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Taufik Taufik, Said Devi Elvin, Nirwan Nirwan, Munazar Munazar, Latifah Hanum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).