ANALISIS TINGKAT PERBANDINGAN KECEMASAN PADA SISWI KELAS 4-6 DI PEDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN BEKASI DALAM MENGHADAPI MENARCHE
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.40730Keywords:
Menarche, Anxiety, Knowledge, Comparative, Rural, UrbanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan pada siswi kelas 4-6 di pedesaan dan perkotaan di Kabupaten Bekasi dalam menghadapi menarche. Permasalahan yang diangkat adalah perbedaan tingkat kecemasan berdasarkan pengetahuan dan lingkungan sosial. Menarche adalah fase penting yang dapat memicu berbagai reaksi psikologis, termasuk kecemasan, terutama pada anak perempuan yang baru mengalaminya. Metode penelitian yang digunakan adalah desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan deskriptif komparatif. Lokasi penelitian berada di SD Sukasari 04 (pedesaan) dan SDN Bekasi Jaya III (perkotaan) dari bulan Mei hingga Juli 2024. Populasi penelitian terdiri dari 45 siswi pedesaan dan 30 siswi perkotaan yang telah mengalami menarche. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, sehingga diperoleh 30 siswi dari masing-masing lokasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale dan dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswi di pedesaan (56,7%) mengalami kecemasan sedang, sedangkan di perkotaan, mayoritas (70,0%) mengalami kecemasan ringan. Rata-rata skor kecemasan di pedesaan adalah 52,10 dan di perkotaan 42,53, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Simpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat kecemasan antara siswi di pedesaan dan perkotaan. Tingkat pengetahuan yang lebih baik di perkotaan berkontribusi pada tingkat kecemasan yang lebih rendah. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah, terutama di daerah pedesaan, agar anak perempuan dapat menghadapi menarche dengan lebih baik.References
Afiyah, R. K. (2016). Gambaran Respon Psikologis Saat Menarche Pada Siswi Kelas 4-6 Sd Khadijah Surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 209–214.
Chrisnawati, G., & Aldino, T. (2029). Aplikasi Pengukuran Tingkat Kecemasan Berdasarkan Skala Hars Berbasis Android. Jurnal Teknik Komputer AMIK BSI, V(2), 174–180. https://doi.org/10.31294/jtk.v4i2
Conia, P. D. D., & Nurmala, M. D. (2022). Gambaran Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Penyintas Covid-19 Saat Menghadapi Kembali Proses Pembelajaran. Penelitian Bimbingan Dan Konseling, 7(1), 12–20.
Dwi Ertiana, & Shafira Berliana Zain. (2023). Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Tentang GiziBerhubungan Dengan Status Gizi Balita. Jurnal ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 14(1), 96–108. https://ilkeskh.org/index.php/ilkes/article/view/279/180
Fitria, F., & Anjani, N. N. S. (2016). Hubungan Status Gizi Dengan Usia Menarche Siswi Kelas Vii Smp Angkasa. Jurnal Genta Kebidanan, 6(1), 175–182. https://doi.org/10.36049/jgk.v6i1.77
Hardati, P. R., Rijanta, & Ritohardoyo, S. (2014). Struktur Mata Pencaharian Penduduk Dan Diversifikasi Perdesaan Di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. Jurnal Geografi Media, 11(1), 84–95.
Karjiyati, V., Dalifa, Hasnawati, & Agusdianita, N. (2019). Perbedaan Sikap, Keterampilan dan Pengetahuan tentang Peduli Lingkungan pada Siswa Sekolah Dasar Pedesaan dan Perkotaan Melalui Model PJBL Berbasis Pendekatan Saintifik di Bengkulu. Attadib Journal of EEementary Education, 3(1), 1–9.
Nainar, A. al ashri, Amalia, N. D., & Komariyah, L. (2023). Hubungan antara Pengetahuan tentang Menstruasi dan Kesiapan Menghadapi menarche pada Siswi Sekolah Dasar di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 7(1), 64–77. https://jurnal.umt.ac.id/index.php/jik/index
Nurlaeli, H., Herman, M., & Indarto, H. (2021). Pengetahuan Dan Psikologi Anak Sd Kelas Atas Saat Menghadapi Menstruasi Pertama Kali. Inspiratif Pendidikan, 10(1), 54–66. https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/Inspiratif-Pendidikan/article/view/16654
PH, L., Indrayati, N., & Yuliyanti, E. (2019). Gambaran Tingkat Ansietas Anak Usia Sekolah Saat Mengalami Menarche. Jurnal Kesehatan, 12(2), 146. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v12i2.10295
Putri, S. A., Nadya, W., Rizqita Dewi, K., & Kharin Herbawani, C. (2022). Literature Review: Alteration in the Age of Menarche Among Indonesian Adolescent. KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 39–48. https://doi.org/10.24903/kujkm.v8i1.1406
Qotrunada, H. T., & Linggardini, K. (2023). Gambaran Morbiditas Premenstrual Syndrome Dan Tingkat Kecemasan Pada Remaja Putri. Faletehan Health Journal, 10(2), 193–198. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Rivanica, R., Melinda, F., & Nurhayati. (2020). Hubungan Status Gizi Dengan Usia Menarche Pada Siswi Kelas VII. Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 12(2), 230–237. http://jurnal.stikes-aisyiyah-palembang.ac.id/index.php/Kep/article/view/508
Rizki, P. P. (2023). Asuhan Keperawatan Pada Remaja Yang Mengalami Menarche Dengan Masalah Keperawatan Ansietas Dengan Penerapan Terapi Kombinasi Relaksasi Nafas Dalam Dan Massase Di Wilayah Kerja Puskesmas Sempor I: Vol. Viii (Issue I). Universitas Muhamadiyah Gombong Fakultas.
Sudikno, S., & Sandjaja, S. (2020). Usia Menarche Perempuan Indonesia Semakin Muda: Hasil Analisis Riskesdas 2010. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 163–171. https://doi.org/10.22435/kespro.v10i2.2568
Wahyuni, E. E., Majid, Y. A., & Dekawaty, A. (2020). Pengaruh Pedidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Kecemasan Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri 88 Palembang Tahun 2019. Healthcare Nursing Journal Fakultas Ilmu Kesehatan UMTAS, 2(1).
Yuniza. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kecemasan Siswi dalam Menghadap Menarche. Masker Medika, 6(1), 8–17. https://jmm.ikestmp.ac.id/index.php/maskermedika/article/view/61
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yesika Dame Tiorina Rajagukguk, Siti Aminah, Previarsi Rahayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


