HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC IBU HAMIL DI PUSKESMAS SELAT
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.37062Keywords:
ANC, tingkat pengetahuan, hubungan, hamil, kematian ibuAbstract
Rendahnya tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Antenatal Care (ANC) berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan dalam melakukan kunjungan kehamilan, di mana idealnya ibu hamil harus mendapatkan pelayanan antenatal sebanyak enam kali selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan kepatuhan mereka dalam melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Selat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 orang ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Spearman rho untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ANC dengan kepatuhan kunjungan ANC ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ANC ibu hamil dengan kepatuhan mereka dalam melakukan kunjungan ANC, dengan nilai p-value sebesar 0,01 (<0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,561 mengindikasikan hubungan yang kuat antara kedua variabel. Berdasarkan temuan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan ANC agar ibu hamil lebih memahami manfaatnya dan lebih patuh dalam menjalani kunjungan kehamilan secara rutin.References
Amini, A., & Harahap, A. P. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda-tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan Kunjungan Anc di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 2(2), 21–23.
Amini, A., Pamungkas, C. E., & Harahap, A. P. H. P. (2018). Usia ibu dan paritas sebagai faktor risiko yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ampenan. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 3(2), 108–113.
Citrawati, N. K., & Laksmi, I. (2021). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang anc terhadap kunjungan anc di puskesmas tampaksiring II. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 8(2), 19–26.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem. (2019). Profil Kesehatan 2019. Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem.
Fatkhiyah, N., Rejeki, S. T., & Atmoko, D. (2020). Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Berdasarkan Faktor Maternal. Jurnal SMART Kebidanan, 7(1), 29.
Firsty, D. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Antenatal Care Ibu Hamiltrimester Iii Di UPT Puskesmas Cipamokolan Kota Bandung 2019.
Hardiani, R. S., & Purwanti, A. (2012). Motivasi dan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil trimester III. Jurnal Keperawatan, 3(2). http://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/2595
Julita, L. S., Andriani, L., & Anggraini, Y. (2024). Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada NY.“P.” Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner, 8(9). https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jikm/article/view/6044
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir di Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kolantung, P. M., Mayulu, N., & Kundre, R. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan antenatal care (anc): Systematic review. Jurnal Keperawatan, 9(2), 40.
Lubis, E. (2019). Hubungan tingkat pendidikan dan usia ibu hamil terhadap kepatuhan kunjungan antenatal care. Binawan Student Journal, 1(3), 113–117.
Mamuroh, L., Sukmawati, S., & Widiasih, R. (2019). Pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama kehamilan pada salah satu desa di kabupaten garut. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 15(1), 66–70.
Manuaba, I. B. G. (2010). Penuntun diskusi obstetri dan ginekologi. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=FA9_4KsQhd0C&oi=fnd&pg=PA122&dq=Manuaba,+2010)&ots=ISoxgqWRjw&sig=lD8aWp4TqJUTQ5BISI0VyWBPVlI
Notoatmodjo, S. (2012a). Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Putra.
Notoatmodjo, S. (2012b). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Pemerintah Daerah Provinsi Bali. (2021). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Provinsi Bali Tahun 2021. Pemerintah Daerah Provinsi Bali.
Prawiroharjo, P., Mulyana, R. M., Sidipratomo, P., & Purwadianto, A. (2018). Benarkah Dokter Spesialis yang Tugas Jaga Pasti Melakukan Pelanggaran Etik Jika Sekedar Menjawab Konsul per Telepon untuk Pertolongan Kegawatdaruratan? Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, 2(1), 31.
Putri, S. D. K., Christiani, N., & Nirmasari, C. (2018). Hubungan usia ibu hamil dengan kepatuhan anc di puskesmas suruh kabupaten semarang. Jurnal Keperawatan Maternitas, 3(1), 33–41.
Rachmawati, A. I., Puspitasari, R. D., & Cania, E. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi kunjungan antenatal care (anc) ibu hamil. Majority, 7(1), 72–76.
Rahmi, U. (2019). Faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa Tahun 2019 [PhD Thesis, INSTITUT KESEHATAN HELVETIA]. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/2745/
Rejeki, S. T., & Fitriani, Y. (2019). Pengaruh Yoga Prenatal terhadap Nyeri Punggung pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Lia Azzahra Mom & Baby Spa Tegal. Indonesia Jurnal Kebidanan, 3(2), 92–72.
Roobiati, N. F. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Trimester III Dengan Motivasi Ibu Melakukan Antenatal Care Di BPS Sarwo Indah Boyolali. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/56141/MjUwODMw/Hubungan-Tingkat-Pengetahuan-Tentang-Tanda-Bahaya-Kehamilan-Trimester-III-Dengan-Motivasi-Ibu-Melakukan-Antenatal-Care-Di-BPS-Sarwo-Indah-Boyolali-abstrak.pdf
Setiyarini, A. D. (2019). Hubungan Pengetahuan Antenatal Care Dengan Kepatuhan Kunjungan Ibu Hamil Pada Kehamilan Trimester Iii Di Bpm Sri Maryani. Jurnal Midpro, 11(1), 26–30.
WHO. (2015). Maternal deaths fell 44% since 1990 – UN. https://www.who.int/news/item/12-11-2015-maternal-deaths-fell-44-since-1990-un
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ida Ayu Eka Puspa Diyanti, Ni Made Risna Sumawati, Ni Made Egar Adhiestiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).