AKTUALISASI PERAN IBU HAMIL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MELAKUKAN IMUNISASI TETANUS TOXOID DI PMB ATLANTIKA, AMD.KEB TANGKI SERIBU KOTA BATAM

Authors

  • Amanda STIKes Awal Bros Batam dan Pekanbaru
  • Erika Fariningsih
  • Sherly Mutiara

Abstract

World Health Organization (WHO) di seluruh dunia, pada tahun 2017 AKI di dunia mencapai angka 295.000 jiwa. Di Indonesia AKI 305/100.000 kelahiran hidup dan AKB 21,12/1000 kelahiran hidup. Infeksi tetanus adalah salah satu penyebab kematian ibu yang disebabkan oleh bakteri Clostriduim tetani karena persalinan yang tidak steril atau akibat luka yang diperoleh ibu hamil sebelum melahirkan. Salah satu rencana penurunan AKI dan AKB adalah rencana Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi dengan menghilangkan tetanus (ETMN) antara ibu dan bayi di Indonesia. Program ini dapat dicapai salah satunya dengan cakupan imunisasi tetanus toxoid yang tinggi dan merata. Dalam melakukan imunisasi tetanus toxoid ibu harus mendapatkan sedikitnya dua kali suntikan selama kehamilan, guna melindungi bayi agar tidak terkena infeksi tetanus neonatorum. Tujuan dari penatalaksanaan kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran peran ibu hamil untuk meningkatkan partisipasi pada diri sendiri bahwa pentingnya imunisasi TT. Metode yang penulis gunakan dalam penatalaksanaan kasus yaitu teknik observasi deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada klien. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data dasar (primer) maupun data khusus yaitu dengan wawancara dan data sekunder dari dokumen seperti buku KIA ataupun catatan rekam medis dari ibu hamil pada Ny. E usia 37 tahun G3P2A0. Kesimpulannya berdasarkan hasil dari pengkajian, diharapkan ibu yang baru hamil pertama untuk lebih meningkatkan kesadaran untuk imunisasi sesuai jadwal dan untuk petugas kesehatan agar lebih banyak memberikan penyuluhan, konseling kepada ibu hamil tentang imunisasi TT.  

Downloads

Published

2021-12-31