ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI BURNOUT SYNDROME PADA PERAWAT COVID-19 DI RSU HAJI MEDAN

Authors

  • Jahroani Dalimunthe Institut Kesehatan Helvetia
  • , Razia Begum Suroyo Institut Kesehatan Helvetia
  • Asriwati Asriwati Institut Kesehatan Helvetia

Abstract

Sindrom burnout ditandai oleh kelelahan fisik dan mental secara bertahap, perasaan sinis, ketidakterikatan, sikap negatif terhadap pekerjaan, dan penurunan efisiensi profesional yang dihasilkan dari konteks kerja. Perawat pada pasien covid-19 rentan mengalami burnout yang dapat menyebabkan penurunan kapasistas kerja dan juga membahayakan bagi diri perawat sendiri. Tujuan umum penelitin ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan ekternal terhadap burnout syndrome  pada perawat Covid-19 di RSU Haji Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif-analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Lokasi penelitian ini adalah di RSU Haji Medan. Populasi adalah seluruh perawat Covid-19 yang berada di RSU Haji Medan sebanyak 86 orang.. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel koping perawat (p=0,038), kesulitan kerja (p=0,042), dukungan teman kerja (p=0,040), dan alat pelindung diri (p=0,037) berpengaruh terhadap burnout syndrome pada perawat covid-19 di RSU Haji Medan, sedangkan variabel umur, jenis kelamin, masa kerja, dukungan atasan, dukungan keluarga dan stigma masyarakat memengaruhi burnout syndrome  pada perawat Covid-19 di RSU Haji Medan. Kesimpulan dalam penelitin ini adalah Dukungan teman kerja yang dominan berpengaruh terhadap burnout syndrome pada perawat Covid-19 di RSU Haji Medan.

Downloads

Published

2021-12-31