HUBUNGAN KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA SKIZOFERNIA DI UPT PUSKESMAS AIR TIRIS
DOI:
https://doi.org/10.31004/jiik.v4i2.54064Keywords:
Pengetahuan; Kemandirian; Aktivitas Kehidupan Sehari-hari; Kualitas Hidup; SkizofreniaAbstract
Menurut data World Health Organization (WHO) (2022), diperkirakan bahwa 23 juta atau 1 dari 300 orang (0,32%) terkena skizofrenia di seluruh dunia. Indonesia memiliki jumlah pengidap skizofrenia terbanyak di dunia. Penderita skizofernia, jika dirinya memiliki koping yang bagus dalam menangani kekacauan jiwanya, penderita tidak akan mengalami stres yang berkepanjangan dan tidak mempengaruhi kemandiriannya dalam memenuhi Activity Daily Living (ADL). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemandirian Activity Daily Living (ADL) dengan kualitas hidup pada penderita skizofernia di UPT Puskesmas Air Tiris. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24-31 Desember 2024 di UPT. Puskesmas Air Tiris. Sampel dalam penelitian ini seluruh penderita skizofernia yang rutin berobat di klaster 4 ruang konsultasi gizi, sanitarian berjumlah 87 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara antara kemandirian Activity Daily Living (ADL) dengan kualitas hidup pada penderita skizofernia di UPT Puskesmas Air Tiris dengan nilai p value = 0,002. Diharapkan kepada responden agar terus meningkatkan ketrampilan ataupun kemandirian Activity Daily Living (ADL), pertahankan kemampuan yang sudah baik, serta memperbanyak interaksi sosial sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.References
Adejumo, O., & Oladipo, S. E. (2021). Maternal behavioral adaptation and breastfeeding practices among primiparous and multiparous mothers. Journal of Maternal and Child Health, 15(3), 210–218.
Agrippina, N. (2018). Hubungan motivasi dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Untemungkur Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Borneo Banjarbaru.
Albayrak, S. (2024). Investigation of the effect of infant gender on mothers’ breastfeeding attitudes and duration
Alifia, N., Pratiwi, H., & Sari, W. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi ketidakberhasilan ASI eksklusif pada ibu bekerja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 25–33.
Anggraini, M, (2023). Maternal experience and breastfeeding outcomes among postpartum mothers. Journal of Midwifery Research, 14(2), 55–63.
Asri, 2023.Hubungan Motivasi Ibu Dalam Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Di Indonesia : Literature Review
Bandura, A. (2020). Self-Efficacy: The Exercise of Control (Updated Edition). New York: W.H. Freeman
Boyles, S. L., Weinstein, S. R., Bell, A. F., & Erickson, E. N. (2025). Postpartum hemorrhage and the likelihood of exclusive breastfeeding through 6 months postpartum: A case-control study. Journal of Midwifery & Women’s Health, 70(5), 780-790. doi.org.
Çalışkan, Z., & Yildiz, A. (2022). Work-related barriers to exclusive breastfeeding among employed mothers: A systematic review. Journal of Maternal and Child Health, 18(4), 512–520.
Ekayanthi, N. W. D. (2024). Breastfeeding self-efficacy and maternal behavior
Feryani, F., & Nursaidah, N. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Health Information, 10(1), 296582
Ganbold, G., et al. (2025). A rapid review and meta-analysis: Association between exclusive breastfeeding and diarrhoea in infants 0–6 months. (PubMed / PMC).
Hesty. (2018). Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Ibu Tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif Di Kelurahan Pelmerah Wilayah Kerja Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim, Vol 7 No 1
Hidayat, R., & Putri, A. N. (2025). Pengaruh Program Konseling terhadap Kepercayaan Diri dan Motivasi Ibu Menyusui. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 15(2), 120-135.
Hossain, S., et al. (2022). Exclusive Breastfeeding and Childhood Morbidity. International Breastfeeding, Journal / PMC — tinjauan yang mengaitkan EBF dengan penurunan berbagai morbiditas
Jahriah, N. (2020). Hubungan motivasi ibu dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Astambul. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura.
Karmany, P. A. W., Rahardjo, S. S., & Murti, B. (2020). The Effects of Non-Exclusive Breastfeeding on the Risk of Pneumonia in Children under Five: Meta-Analysis. (contoh meta lokal yang mengkuantifikasi risiko pneumonia).
Kurniawati, D., & Sari, E. P. (2021). Hubungan paritas dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 123–130.
Namyalo, H., et al. (2023). Perceived breast milk insufficiency and early cessation of exclusive breastfeeding.
Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoadmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Özdemir, H., Yildiz, A., & Kaplan, S. (2025). The impact of maternal parity and breastfeeding experience on exclusive breastfeeding duration. International Journal of Nursing Practice, 31(2), e13560.
Pérez et al. (2023). Breastfeeding: crucially important, but increasingly neglected (Lancet series). The Lancet. The Lancet
Pidia. (2025). Hubungan Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan Kota Padangsidimpuan Tahun 2024
Pratiwi, D., et al. (2022). Hubungan Pemahaman Manfaat ASI Eksklusif dengan Motivasi Ibu Menyusui. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 18(3), 201-210.
Profil Kesehatan Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023.
Profil Kesehatan Provinsi Riau (2023). Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2023.
Putri, R. A., & Lestari, D. (2024). Breastfeeding self-efficacy pada ibu bekerja dan tidak bekerja serta hubungannya dengan praktik ASI eksklusif. Jurnal Kebidanan Indonesia, 19(2), 88–97.
Qiu, X., et al. (2022). Breastfeeding and risk of breast cancer: A systematic review and meta-analysis. Journal of Public Health.
Rahmawati, N., & Putri, A. (2022). Self-efficacy and parity as determinants of exclusive breastfeeding. Indonesian Journal of Public Health, 19(3), 112–120.
Rahmawati, S., & Lestari, E. (2020). Peran Dukungan Sosial terhadap Motivasi Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(4), 320-328.
Ratna, (2024). Hubungan Dukungan Keluarga Dan Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI EksklusifDi Wilayah Kerja Puskesmas Rumbio Tahun 2024.
Sari, M., et al. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(1), 45-55.
Sirait Nurina., Agrina dan Tesha Hestyaa Sari. (2022). Hubungan Dukungan Suami Dan Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Ekslusif Di Wilayah Pesisir Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Jompa, Vol 2. No 2
Sosseh, S. A. L., et al. (2023). Cultural beliefs and exclusive breastfeeding practices among lactating mothers.
Suhaid, M. (2024). Hubungan paritas dengan keberhasilan praktik ASI eksklusif pada ibu menyusui. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(1), 30–38. https://doi.org/10.33024/jkr.v15i1.2024
Tschiderer, L., et al. (2022). Associations of breastfeeding with maternal and child long-term health outcomes (meta-analysis). Journal/JAHA — bukti proteksi untuk ibu.
World Health Organization. (2023). Exclusive breastfeeding for optimal growth and development.
WHO & UNICIF (2023). Global Breastfeeding Scorecard . Rates Of Breastfeeding Increase Around The World Through Improved Protection And Support. World Health Organization. WHO. (2023).
Wulandari, N., Safitri, R., & Hasanah, D. (2022). Pengaruh usia dan motivasi terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Karanganyar. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 10(1), 40–48.
Yuniar. (2021). Hubungan Pengetahuan Tentang Manajemen Laktasi Dengan Sikap Ibu Nifas Dalammenyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwiro.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Intan Muliani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a -Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal. -Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. -Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
