FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OSTEOARTHRITIS PADA LANSIA DI DESA PULAU TERAP WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK
DOI:
https://doi.org/10.31004/jiik.v4i1.53238Abstract
Osteoarthritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sering terjadi pada lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian osteoarthritis pada lansia di Desa Pulau Terap di Wilayah Kerja Puskesmas Kuok tahun 2025. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 112 responden diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami osteoarthritis (66.1%), obesitas (62.5%), aktivitas fisik kurang (75.0%) dan jenis kelamin berisiko (67.0%). Terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas (p = 0,000), aktivitas fisik (p = 0,000) dan jenis kelamin (p = 0,000) dengan kejadian osteoarthritis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi puskesmas dan masyarakat dalam pencegahan osteoarthritis melalui pengendalian berat badan, peningkatan aktivitas fisik, dan perhatian pada kelompok berisiko tinggi.References
Adani, A. F., Hadipoetro, F., & Triturawati, E. (2021). Gambaran Faktor Risiko Pasien Osteoartritis Genu di Pelayanan Rehabilitasi Medik RSIJ Pondok Kopi Januari – Desember 2019. Prosiding Semnaslit LPPM UMJ 2021, 1–6.
Aliya, B. (2022). Hubungan Antara Timbulnya Penyakit Osteoartritis Terhadap Usia Dan Jenis Kelamin (Studi Observasional di RSI Sultan Agung Semarang Tahun 2021). Skripsi, 1–49.
Andriani, S., Syarif, M. N., & Hastuty, M. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Osteoarthritis Di Desa Sei Putih Wilayah Kerja Upt Puskesmas Kampa tahun 2023. 2(3), 589–597.
Anjeli, M. (2021). hubungan usia terhadap Osteoatrithis knee di pueskesmas Tegal Rejo. Kesehatan, 1 no 1, 77–83.
Budiman, N. T., & Widjaja, I. F. (2020). Gambaran derajat nyeri pada pasien osteoarthritis genu di Rumah Sakit Royal Taruma Jakarta Barat. Tarumanagara Medical Journal, 2(2), 372–377. https://doi.org/10.24912/tmj.v3i1.9744
Dhaifullah, M. R., Meregawa, P. F., Aryana, I. G. N. W., & Subawa, I. W. (2023). Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Dan Pekerjaan Terhadap Derajat Keparahan Penderita Osteoartritis Lutut Berdasarkan Kellgren-Lawrence Di Rsup Sanglah Denpasar. E-Jurnal Medika Udayana, 12(1), 107. https://doi.org/10.24843/mu.2023.v12.i01.p18
Hamidah, S., & Agustina, S. (2024). Aktifitas fisik lanjut usia dengan osteoarhtritis. VIII(1), 47–52.
Hellmi, R. Y., Najirman, Manuaba, I. R. W., Rahmadi, A. R., Kurniari, P. K., Chair, M., Warlisti, I. V., Kurniawan, E., Isbagio, H., Kalim, H., Hidayat, R., Hamijoyo, L., Wahono, C. S., & Sumariyono. (2021). Diagnosis dan Pengelolaan Osteoartritis (Lutut, Tangan, dan Panggul).
Justiyulfah Syah, Afif D Alba, Made Tantra Wirakesuma, Kharis Adha, & Lala atika. (2021). Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Osteoarthritis Lutut Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Batu Aji Kota Batam 2020. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 1(2), 78–86. https://doi.org/10.55606/jrik.v1i2.2349
Krisma. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan dalam Penanganan Osteoarthritis dengan Self Efficacy pada Lansia di Posyandu Serangan Blulukan Colomadu Karanganyar. (Doctoral Dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta)., 53, 1–14.
Maria Orizani, C., Putri, L. M., & Wijaya, H. (2023). Program Lansia Aktif Mandiri (Lamar) Dalam Upaya Deteksi Dini Osteoarthritis. Community Development in Health Journal, 1(April), 48. https://doi.org/10.37036/cdhj.v1i1.375
Muna, N. D. ’Ul. (2023). Hubungan Tingkat Nyeri Sendi Dengan Aktivitas Fisik Pada Lansia Gangguan Sendi Di Puskesmas Genuk. https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/19528/1/22020118120035-Naila Dhiyaul Muna-Hal. Depan.pdf
Muna, N. D., & Hartati, E. (2024). Hubungan Tingkat Nyeri Sendi dengan Aktivitas Fisik pada Lansia Gangguan Sendi. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 200–207. https://doi.org/10.31539/joting.v6i1.8692
Nemati, D., Keith, N. C., & Kaushal, N. (2023). Investigating the Relationship Between Physical Activity Disparities and Health-Related Quality of Life Among Black People With Knee Osteoarthritis. Preventing Chronic Disease, 20(3), 1–11. https://doi.org/10.5888/pcd20.220382
Noor, Z. (2016). Buku Ajar Ganguan Muskuloskeletal. Salemba Medika.
Nugraha, R. W., Kurniati, M., Detty, A. U., & Marlina, D. (2023). Hubungan Antara Usia, Pekerjaan Dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Osteoarthritis Di Rsud Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(10), 3073–3082. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i10.12728
Piercy, K., George, S. M., Kraus, W. E., & Activity, P. (2020). Systematic Umbrella Review. 51(6), 1324–1339. https://doi.org/10.1249/MSS.0000000000001944.Effects
Prof. Dr. dr. Samsuridjal Dzaudi, Sp.PD-KPTI, F. (2023). Osteoarthritis : Patofisiologi dan Manajemen Klinis. Buku Kedokteran EGC.
Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. In Rineka Cipta (pp. 1–242).
Purnamasari, T. (2016). Hubungan antara Usia, Jenis Kelamin, Aktifitas Fisik dan Obesitas dengan kejadian Osteoarthritis Lutut di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (pp. 1–92). http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/1928/1/SKRIPSI1673-1803289253.pdf
Rahmi, R. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Osteoarthritis Lutut pada Petani di Desa Bhakti Mulia. Jurnal Media Kesehatan, 6(2), 169–179. https://doi.org/10.33088/jmk.v6i2.209
Ramadhan, M. F. (2022). Hubungan Antara Faktor Risiko Osteoarthritis dengan Derajat Gangguan Fungsional pada Pasien Osteoarthritis Lutut di Klinik Su’adah Palembang.
Rezi, S. (2023). Faktor- Faktor Yang Berhubungandengan Kejadian Osteoarthritis pada Lansia. JKA (Jurnal Keperawatan Abdurrab).
Sastrawati, D. K., Partiwi, P. H., Putu, L., & Widya, P. (2023). Studi Literatur Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Osteoarthritis Lutut Lansia. 7(2), 1250–1263.
Savitri, G. A. D. (2020). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kekambuhan Penyakit Osteoartritis Pada Lanjut Usia Di Wilayah Kerja Upt Kesmas I Sukawati. Jurnal Keperawatan.
Setiarahmawati, F. H., Rahman, F., & Arianto, Y. (2023). Program Pencegahan Sekunder Dengan Fisioterapi Pada Penderita Osteoarthritis Knee Di Puskesmas Setabelan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3), 243–253.
Shumnalieva, R., Kotov, G., & Monov, S. (2023). Obesity-Related Knee Osteoarthritis—Current Concepts. Life, 13(8). https://doi.org/10.3390/life13081650
Sunaringsih Ika Wardojo, S., Nur Azizah, M., Try Ristianingrum, C., & Rosadi, R. (2023). Penyuluhan Pencegahan Osteoartritis Knee Pada Pengunjung Puskesmas Bareng Kota Malang. Empowerment Journal, 3(1), 11–15. https://doi.org/10.30787/empowerment.v3i1.1118
Syahputri, A. Z., Fallenia, F. Della, & Syafitri, R. (2023). Kerangka berfikir penelitian kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pengajaran, 2(1), 160–166.
Wardhani, R. R., Riyanto, A., & Herwinda, N. (2022). Hubungan obesitas terhadap derajat Osteoarthritis Knee pada lansia: narrative review. Journal Physical Therapy UNISA, 2(1), 57–64. https://doi.org/10.31101/jitu.2654
WHO. (2021). Global Action Plan on Physical Activity 2018-2030: In Journal of Policy Modeling (Vol. 28, Issue 6). https://doi.org/10.1016/j.jpolmod.2006.06.007
Widiastuti, Agung; A, Irawan; Nurhansyah, H. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Osteoartrhiti. 8(April), 244–253.
Wulandari, S. (2021). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap tentang Osteoarthritis pada Warga Desa Munggon, Berbah, Sleman, DIY. Seminar Nasional UNRIYO, 215–218.
Yulianti, T. (2023). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Osteoarthritis pada Lansia di Puskesmas Sanden Bantul Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sahira Nabilah Nahdah, Muhammad Nizar Syarif Hamidi, Milda Hastuty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a -Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal. -Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. -Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
