HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)DI RSIA HUSADA BUNDA SALO TAHUN 2024

Authors

  • Suziana Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Dewi Anggriani Harahap Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Dhini Anggraini Dhilon Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

DOI:

https://doi.org/10.31004/jiik.v3i4.50714

Abstract

Penyebab kematian bayi salah satunya dikarena Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). World Health Organization (WHO) tahun 2022, BBLR didefinisikan sebagai bayi yang berat lahirnya di bawah 2.500 gram. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di RSIA Husada Bunda Salo tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian case control pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini  menggunakan perbandingan 1:1 yaitu 52 sampel kasus dengan teknik pengambilan sampel kasus menggunakan teknik total sampling dan 52 sampel kontrol dengan teknik pengambilan sampel kasus menggunakan teknik sistematik random sampling. Alat ukur  yang digunakan adalah lembar ceklis. Data yang di peroleh dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian  menunjuukan adan hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di RSIA Husada Bunda Salo dengan nilai p-value = 0,041. Hasil penelitian ini diharapkan  ibu hamil dapat lebih sering memeriksakan kehamilan secara rutin untuk mencegah terjadinya anemia yang dapat menyebabkan bayi lahir dengan BBLR.

References

Daniel Martinus, F., Bintang, M. R., & Sari, R. N. (2023). Hubungan Usia Ibu, Paritas, Dan Jarak Kehamilan Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rumah Sakit Charis Medika Batam Tahun 2021. Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam, 13(1), 295–305. https://doi.org/10.37776/zked.v13i1.1149

Dinkes Kampar. (2023). Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting Tingkat Kecamatan KabupatenKampar. https://dinkes.kamparkab.go.id/public/dokumen/2024/15/e565bd3c63b9741362271f591f7d0a21.pdf

Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2021.pdf

Mazhar, R., & Satriyandari, Y. (2024). Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RS Pku Muhammadiyah Gamping. 7(1), 9–17.

Nurbaniwati, N., Dewi, W. P., & Nisaa, D. R. (2023). Hubungan Umur dan Paritas Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBRL) pada Ibu Bersalin di RSUD Waled Tahun 2018 – 2021. Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science, 6(3), 460. https://doi.org/10.24198/obgynia.v6i3.587

Sari, L. Y. (2018). Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di RSUD DR. M. Yunus Bengkulu Tahun 2018. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.

Suryani, E. (2020). BBLR dan Penantalaksanaannya.

WHO. (2022). WHO recommendations for care of the preterm or low-birth-weight infant.

Downloads

Published

2025-09-29