Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Daring di SDN 001 Langgam

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31004/irje.v2i1.2658

Keywords:

Teacher's Perception, Online Learning

Abstract

Terjadinya pandemi covid 19 membuat pembelajaran harus diubah cara penyampainnya. Untuk mencegah penyebaran virus, sekolah disenggarakan dengan PJJ (pembelajaran jarak jauh) yang juga dikenal dengan pembelajaran daring. Tidak semua guru siap untuk melaksanakan karena berbagai kendala. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap pembelajaran daring di sekolah dasar. Subjek penelitian adalah guru kelas 1,2,3,4,5 dan kelas 6, SDN 001 Langgam. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi dan wawancara terbuka. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman observasi dan pedoman wawancara. Analisi data digunakan teknik analisis data kualitatif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisis data diketahui persepsi guru terhadap pembelajaran daring adalah pembelajaran di sekolah dasar tidak efektif dari segi pencapaian tujuan pembelajaran dan proses pembelajaran. Pembelajaran daring memeratkan guru dan orang tua secara moril dan materil. Pembelajaran daring membuat siswa merasa terpisah-pisah dengan temanya dan kmompetensi sikap kompetensi ketrampilan siswa sulit untuk diketahui. Keberhasilan pembelajaran daring sangat tergantung dengan kesadaran dan kepedulian orang tua, ketersediaan sarana dan prasarana, dan kepedulian guru.

References

Ahmadi, R. (2019). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Yogyakatra: Sosial Agung Baru.

Bates, A. W. (1995). Technology, Open Learning and Distance Education. London: Routledge

Bilfaqih, Y, & Qomarudin, M. N.(2015). Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring. Yogyakarta: Deepublish

Bungin, B. (2018). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Gravindo Persada

Dewi, W.A.F. (2020). Dampak Covid-19 Terhadap Implementasi Pembelajaran Daring Di Sekolah Dasar. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19. Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research, 4(2), 30-36.

Kuntatro, E. (2017). Keefektifan Model Pembelajaran Daring Dalam Perkuliahan Bahasa Indonesia DI Perguruan Tinggi. penelitian, 102

Moh. Uzer Usman. (2010). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2018). Pengembangan Kurikulum Sekolah Dasar. Rineka Cipta Jakarta

Pakpahan, R, & Fitriani, Y. (2020). Analisa Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Permana, G. K, dkk. (2013). Persepsi Peserta didik Dan Guru Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis E-Learning Di SMK Negeri 4 Jakarta. State University of Jakarta

Sari, D. P. (2020). Kreativitas Pendidikan Karakter di Keluarga pada Pandemi Covid-19. In Prosiding Seminar Nasional Hardiknas Vol. 1, pp. 107-114.

Slameto. (2015). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & R&D. Bandung: Alfabeta

Sunaryo, dkk. (2013). Psikologi Belajar, Modul Perkuliahan Ilmu Pendidikan. UNY

Surya, M. (2013). Psikologi Konseling. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Sanjaya, W. (2015). Strategi Pembelajaran. Remaja Rosdakarya: Bandung

Walgito, B. (2010). Belajar dan pembelajaran. Yogyakarta: Andi Offset.

Yunus, N. R, & Rezki, A. (2020). Kebijakan Pemberlakuan Lock Down Sebagai Antisipasi Penyebaran Corona Virus Covid-19. Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar’i, 7 3, 227-238.

Yurianto, A., et al. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease. (Covid-19). Jakarta: Kementrian Kesehatan RI

Downloads

Published

2022-01-31