OPTIMALISASI MUTU PELAYANAN KESEHATAN MELALUI DIGITALISASI SISTEM UMPAN BALIK KEPUASAN PASIEN BERBASIS QR CODE

Authors

  • Anastasya Shinta Yuliana Universitas Awal Bros
  • Abdul Zaky Universitas Awal Bros
  • Novrita Rahmawati Universitas Awal Bros
  • Khairunnisa Khairunnisa Universitas Awal Bros
  • Raisyah Anisah Universitas Awal Bros

DOI:

https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.56146

Keywords:

Digitalisasi Kesehatan, QR Code, Umpan Balik Pasien, Puskesmas, Mutu Pelayanan

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer di Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan kepuasan pasien, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Koto Masjid. Berbagai kendala yang dihadapi meliputi antrian panjang, kurangnya informasi layanan, minimnya mekanisme pengaduan formal, dan komunikasi yang kurang efektif antara tenaga kesehatan dan pasien. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan mutu pelayanan kesehatan melalui implementasi sistem umpan balik digital berbasis QR Code di Puskesmas Pulau Gadang Desa Koto Masjid. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindakan perbaikan secara berkelanjutan. Tahap perencanaan meliputi survei lapangan dan perancangan sistem QR Code menggunakan Google Forms, sedangkan tahap pelaksanaan mencakup peluncuran QR Code kepada masyarakat dan pelatihan kepada petugas kesehatan. Hasil menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat mencapai 51 responden dengan peningkatan skor kepuasan rata-rata sebesar 18,37%. Analisis paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,05), yang membuktikan bahwa intervensi memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat. Implementasi QR Code efektif meningkatkan partisipasi umpan balik dari 15% menjadi 62%. Kesimpulan menunjukkan sistem umpan balik digital berpotensi meningkatkan responsivitas layanan kesehatan primer, memudahkan identifikasi area perbaikan, dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan.

References

N. Ahmad, R. Hassan, S. Mahmud, and W. Abdullah, "Digital feedback systems and patient satisfaction: A Malaysian perspective," J. Health Inform., vol. 34, no. 2, pp. 144-159, 2022.

T. Nugroho, A. Susanto, and B. Wijaya, "Digitalisasi dalam pelayanan kesehatan primer: Studi implementasi di Indonesia," Asian J. Public Health, vol. 9, no. 1, pp. 24-36, 2024.

S. Putri, R. Wulandari, and M. Hartati, "Training healthcare workers on QR Code-based feedback systems: Outcomes in rural settings," J. Kesehatan Masyarakat Nasional, vol. 18, no. 3, pp. 201-215, 2023.

S. Rahayu, A. Kurniawan, and D. Wahyuni, "Anonymous patient feedback via QR codes: Enhancing service quality in hospitals," Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 17, no. 10, p. 3456, 2020.

N. P. Sari and I. G. Putra, "Implementing QR Code feedback systems in remote villages: A community service case study," J. Pengabd. Masy., vol. 7, no. 1, pp. 45-58, 2022.

D. Wahyuni, E. Kusumawati, and F. Anindita, "QR Code-based feedback and patient participation in rural health centers," Health Informatics J., vol. 26, no. 3, pp. 2130-2142, 2020.

World Health Organization, World Health Statistics 2023: Monitoring Health for the SDGs. Geneva: WHO, 2023.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Transformasi Digital Kesehatan.

Downloads

Published

2026-03-10

How to Cite

Yuliana, A. S., Zaky, A., Rahmawati, N., Khairunnisa, K., & Anisah, R. (2026). OPTIMALISASI MUTU PELAYANAN KESEHATAN MELALUI DIGITALISASI SISTEM UMPAN BALIK KEPUASAN PASIEN BERBASIS QR CODE. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 221–225. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.56146

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.