FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT PELAKSANA RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SRI PAMELA

Authors

  • Linda Sari Dewi Institut Kesehatan Helvetia
  • Tri Niswati Utami
  • Masnelly Lubis

DOI:

https://doi.org/10.31004/jkt.v2i4.3112

Keywords:

KINERJA PERAWAT, RUANG RAWAT INAP

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit harus disertai dengan peningkatan pelayanan keperawatan salah satunya melalui upaya peningkatan kinerja perawat. Kinerja perawat di Rs. Sri Pamela  masih ditemukan adanya permasalahan seperti berkas rekam medis yang tidak lengkap dan pencatatan asuhan keperawatan yang belum lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Sri Pamela. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Lokasi penelitian ini adalah di ruang rawat inap Rumah Sakit Sri Pamela. Populasi adalah keseluruhan perawat pelaksana rawat inap yang bertugas di Rumah Sakit Sri Pamela yang berjumlah 92 perawat dan besar sampel sebanyak 75 perawat. Variabel independent antara lain beban kerja, iklim organisasi, motivasi dan imbalan sedangkan variabel dependen adalah kinerja perawat. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel iklim organisasi (p=0,023), motivasi (p=0,029) dan imbalan (p=0,004) berpengaruh terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Sri Pamela, sedangkan beban kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Sri Pamela.Variabel imbalan lebih dominan berpengaruh terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit  Sri Pamela. Diharapkan kepada pihak menajemen untuk pemberian imbalan terhadap perawat agar perawat lebih termotivasi dalam bekerja. . Kata Kunci       : Kinerja Perawat, Iklim Organisasi, Motivasi, Imbalan

Downloads

Published

2021-12-31

How to Cite

Dewi, L. S., Utami, T. N. ., & Lubis, M. (2021). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT PELAKSANA RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SRI PAMELA . Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(4), 241–247. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i4.3112