FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN PERAWAT DALAM PENINGKATAN KESELAMATAN PASIEN
DOI:
https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.14662Keywords:
keselamatan pasien, perawat, rumah sakAbstract
Hal mutlak yang harus dilindungi dilingkungan rumah sakit berkaitan dengan keselamatan pasien. Perawat yang memiliki interaksi terbesar bersama dengan pasien, sehingga perawat tentunya akan memiliki peran dalam meningkatkan keselamatan pasien. Dalam memberikan pelayanan akan muncul beragam faktor yang akan memengaruhi peningkatan keselamatan pasien. Faktor tersebut dapat dijadikan sebagai fokus perbaikan dan bahan pertimbangan untuk pihak manajemen dalam peningkatan budaya keselamatan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perawat dalam upaya peningkatan keselamatan pasien. Metode yang digunakan adalah PICO untuk menemukan hasil penelitian yang relevan, dengan penjabaran populasi adalah perawat, intervensi yang digunakan adalah keselamatan pasien, tanpa perbandingan dan outcome yang digunakan adalah faktor yang mempengaruhi perawat dalam meningkatkan keselamatan pasien, kriteria Inklusi yang digunakan yaitu menggunakan artikel atau jurnal nasional dan internasional dengan jangka waktu 5 tahun (2017-2021), dapat di akses asecara full teks, menggunakan bahasa Indonesia dan Inggris, membahas terkait faktor yang berkaitan dengan peran perawat dalam meningkatkan keselamatan pasien. Hasil dari literature review ini diketahui faktor berperan dalam meningkatkan keselamatan pasien adalah pengetahuan yang berkaitan dengan pemahaman insiden keselamatan pasien, sikap, lama bekerja dengan jangka lebih dari 3 tahun, motivasi berupa dukungan dan penghargaan dari kepala ruangan maupun pihak manajemen rumah sakit, supervisi berkala, dan pelatihan terkait kemampuan fokus perawat yang berkaitan dengan keselamatan pasien. Kesimpulan dari literature review ini yaitu faktor pengetahuan, sikap, lama bekerja, motivasi, supervisi, pelatihan mempengaruhi peran perawat dalam peningkatan keselamatan pasien.References
Baihaqi, L & Etlidawati (2020). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien (Patient Safety) Di Ruang Rawat Inap Rsud Kardinah Tegal. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah September 2020
Balamurugan, E., & Flower, J. L. (2015). A study on patient safety culture among nurses in a tertiary care hospital of Puducherry. International Journal of Nursing Education, 7(1), 174–178.
Basri, B (2018). Model Supervisi Keperawatan Terhadap Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsud Poso. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal. 9(2).
Biresaw, H et al. (2020). Knowledge and attitude of nurses towards patient safety and its associated factors.International. Journals of Africa Nursing Sciences.13
Danielsson, M., Nilsen, P., Rutberg, H., & Årestedt, K. (2019). A national study of patient
safety culture in hospitals in Sweden. Journal of Patient Safety. 15(4):328
Fathia, N & Herawaty (2020).Karakteristik dan pengetahuan perawat menganai penerapan keselamatan pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit. Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Scients Kesehatan. 1(2)
Handayani, Y & Kusumapradja. (2018). Pengaruh Motivasi Kerja Perawat Terhadap Penerapan Program Keselamatan Pasien di Unit Rawat Inap Rumah Sakit X Tanggerang Selatan.Hospitalia. 1(1).
Insani dkk, T. H. N. (2018). Analisis Pelaksanaan Keselamatan Pasien oleh Perawat. Journal of Health Studies. 2(1), 84–95
Kim, N. Y., & Jeong, S. Y. (2019). Patient safety management activities of clinical nurse:A modified theory of planned behavior. Journal of Korean Academy of Nursing Administration, 25(5), 384–392.
Mappanganro, A & Vifta Ekariani. (2019). Hubungan Peran Perawat Dalam Timbang Terima Dengan Upaya Mengoptimalkan Keselamatan Pasien. Bina Generasi?: Jurnal Kesehatan, 11(1), 31–39.
Mawansyah, L. M. T., et al. (2017). Hubungan Pengetahuan Sikap dan Motivasi Kerja Perawat dengan Pelaksanaan Patient Safety di Rumah Sakit Santa Anna Kendari 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah. 2(6).
Myera, S.A. (2012). Patient safety and hospital accreditation : a model for ensuring success. New York : Springer Publishing Company.
Pambudi, Y. S. dkk. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam penerapan 6 SKP (Sasaran Keselamatan Pasien) pada Akreditasi JCI (Joint Commision International) di Ruang rawat inap Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Nursing News. 3(1):729-747
Pitts, S. I., Maruthur, N. M., Luu, N. P.,Curreri, K., Grimes, R., Nigrin, C, Peairs, K. S. (2017). Implementing The Comprehensive Unit-Based Safety Program (CUSP) to Improve Patient Safety in an Academic Primary Care Practice. Joint Commission Journal on Quality and Patient Safety.1–7.
Salih S, et all (2021). Patient safety attitude and associated factors among nurses at Mansoura
University Hospital: A cross sectional study. International Journal of Africa Nursing Sciences 14.
Swastikarini, S. (2018). Hubungan Umur, Tingkat Pendidikan Dan Lama Kerja Perawat Pelaksana Dengan Pelaksanaan Ketetapan Identifikasi Pasien Di Ruang Rawat Inap. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES 8(2):75-81
Tulus. (2015). Redesain Sistem Identitas Pasien sebagai Implementasi Patient Safety di Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. 28.
Wati, N. N. M., Prihatiningsih, D., & Haryani, N. N. P. (2019). Hubungan Supervisi Keperawatan dengan Pelaksanaan Budaya Safety. Adi Husada Nursing Journal, 4(2),56.
WHO. Calls for urgent action to reduce patient harm in healthcare; 2019. Avaliable from: https://www.who.int/news/item
Wicaksana, Oktariani & Dzuriyatun.(2021). Motivasi Internal Perawat Dalam Menerapkan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) 5. Jurnal Ilmiah Pannmed (Pharmacyst, Analyst, Nurse, Nutritions, Midwivery, Enviroment, Dental Hygiene). 16(1)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Heriyati Heriyati, Masniati Masniati, Widya Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).