PENERAPAN TERAPI MUSIK LULLABY RESPIRATION RATE PADA BAYI PREMATUR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD Dr. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN

Authors

  • Heni Triana Jan Jam Universitas Aiyisah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jiik.v1i3.17472

Keywords:

Kata kunci : Bayi Prematur,Respiration Rate,Musik Lullaby

Abstract

Kelahiran bayi prematur masih menjadi masalah kesehatan bayi di Indonesia maupun dibeberapa negara karena kelahiran bayi prematur menyumbang 60% penyebab kematian neonatus. Masalah yang terjadi terkait dengan kelahiran bayi prematur yang terjadi sebelum usia gestasi 37 minggu dan biasanya diikuti dengan berat badan kurang dari 2500 gram pada saat lahir. Perawatan bayi prematur yang dapat dilakukan dengan memberikan terapi musik. Penerapan ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi pemberian terapi musik Lullaby terhadap Respiration rate pada bayi premature di RSUD dr.Soehadi Prijonegoro Sragen. penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 responden yang mengalami gangguan pada respiration rate selama 3 hari berturut turut dengan frekuensi 1 kali dalam sehari selama 30 menit. berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan terdapat penurunan pada Respiration rate pada bayi premature sebelum dan sesudah diberikan terapi music Lullaby. Penerapan terapi musik Lullaby dapat dijadikan terapi non-farmakologis Respiration atau intervensi pada bayi prematur yang berada di NICU.

References

Alipour, Z., Eskandari, N., Ahmari Tehran, H., Eshagh Hossaini, S. K., & Sangi, S. (2013). Effects of music on physiological and behavioral responses of premature infants: A randomized controlled trial. Complementary Therapies in Clinical Practice, 19(3), 128–132. https://doi.org/10.1016/j.ctcp.2013.02.007

Durham, R., & Chapman, L. (2014). Maternal-Newborn Nursing (2nd Ed). F. A. Davis Company.

Emaliyawati, E., Fatimah, S., & Lidya, L. (2018). Pengaruh Terapi Musik Lullaby terhadap Heart Rate, Respiration Rate, Saturasi Oksigen pada Bayi Premature. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 5(3). https://doi.org/10.24198/jkp.v5i3.648

Embleton, N. D., Morgan, C., & King, C. (2015). Balancing the risks and benefits of parenteral nutrition for preterm infants: Can we define the optimal composition?. Archives of Disease in Childhood-Fetal and Neonatal Edition, 100(1), F72–F75.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Bayi Premature. Diakses pada 1 Juni 2023, dari https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1757/bayi-premature

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Karakteristik Bayi Premature. Diakses pada 1 Juni 2023, dari https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/603/perawatan-bayi-premature

Leifer, G. (2019). Introduction to Maternity and Pediatric Nursing: 8th Edition. Elsevier, 1–1756.

Loewy, J. (2015). NICU music therapy: Song of kin as critical lullaby in research and practice. Annals of the New York Academy of Sciences, 1337(1), 178–185. https://doi.org/10.1111/nyas.12648

Namjoo, R., Mehdipour-Rabori, R., Bagherian, B., & Nematollahi, M. (2022). Comparing the effectiveness of mother’s live lullaby and recorded lullaby on physiological responses and sleep of preterm infants: a clinical trial study. Journal of Complementary and Integrative Medicine, 19(1), 121–129. https://doi.org/10.1515/jcim-2020-0507

PPNI. (2018). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.

PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.

PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.

Ricci, S. S. (2017). Essentials of maternity, newborn & women’s health nursing (4th Edition). Wolters Kluwer.

Downloads

Published

2023-06-28